SUARAPOS.CO.ID, BANGKA — Lima mahasiswa asal Papua yang diterima sebagai mahasiswa Universitas Bangka Belitung (UBB) Tahun Akademik 2026/2027 mendapat arahan langsung dari Rektor UBB Prof. Dr. Ibrahim, M.Si.
Pertemuan berlangsung di Ruang Tamu Rektor UBB, Kampus Terpadu Balunijuk, Kamis (21/8/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum bagi pimpinan universitas untuk menyambut sekaligus mendengarkan kebutuhan mahasiswa yang datang dari luar daerah.

Dalam arahannya, Prof. Ibrahim menyampaikan bahwa kehadiran mahasiswa dari berbagai daerah merupakan bagian penting dari keberagaman di lingkungan UBB.
Menurutnya, perbedaan latar belakang, budaya, dan pengalaman bukan menjadi penghalang, melainkan kekuatan untuk saling belajar dan memperkaya kehidupan akademik.
“UBB adalah rumah bersama bagi mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia. Perbedaan latar belakang, budaya, dan pengalaman justru menjadi kekuatan untuk saling belajar dan memperkaya kehidupan akademik,” ujar Prof. Ibrahim.
Ia juga meminta kelima mahasiswa tersebut sejak awal memiliki target yang jelas selama menjalani pendidikan. Salah satunya adalah menentukan target waktu penyelesaian studi.
Prof. Ibrahim menilai mahasiswa perlu merencanakan perjalanan akademik dengan baik, termasuk mengatur waktu, perkuliahan, kegiatan kemahasiswaan, hingga pengembangan kompetensi.
“Mahasiswa harus punya target. Mau berapa tahun kuliah, harus direncanakan sejak awal. Karena itu, manajemen waktu dan pengelolaan perkuliahan menjadi penting,” katanya.
Rektor menegaskan, masa kuliah harus dimanfaatkan secara optimal. Mahasiswa tidak cukup hanya mengikuti kegiatan perkuliahan, tetapi juga perlu membangun jejaring, mengembangkan kemampuan, aktif dalam kegiatan akademik maupun kemahasiswaan, serta mempersiapkan diri menghadapi dunia setelah lulus.
“Jangan hanya berpikir bagaimana masuk kuliah, tetapi juga harus berpikir kapan selesai dan apa yang akan dicapai setelah lulus,” tegasnya.
Mahasiswa Papua Sampaikan Aspirasi Soal Asrama
















