banner hut pemkot
previous arrow
next arrow
Lingkungan Hidup

Harmoni Zikir dan Tasbih Alam: Penanaman 20.000 Pohon dalam Aksi Nyata Pelestarian Lingkungan

×

Harmoni Zikir dan Tasbih Alam: Penanaman 20.000 Pohon dalam Aksi Nyata Pelestarian Lingkungan

Sebarkan artikel ini
KH. Muhammad Arifin Ilham, Yayasan Majelis Azzikra and Yayasan EcoMasjid bersama melaksanakan penanaman 20.000 pohon di Hutan Wakaf Azzikra, Sentul dan Gunung Sindur. Foto/ist
KH. Muhammad Arifin Ilham, Yayasan Majelis Azzikra and Yayasan EcoMasjid bersama melaksanakan penanaman 20.000 pohon di Hutan Wakaf Azzikra, Sentul dan Gunung Sindur. Foto/ist

SUARAPOS.CO.ID – Dalam rangkaian acara Zikir bulanan oleh Majelis Azzikra serta Haul ke-6 Alm. KH. Muhammad Arifin Ilham, Yayasan Majelis Azzikra dan Yayasan Eco Masjid bersama melaksanakan penanaman 20.000 pohon di Hutan Wakaf Azzikra, Sentul dan Gunung Sindur, Minggu (4/5/2025)

Acara ini merupakan bagian dari program “Zikir & Tanam” yang menggabungkan dimensi spiritual dan ekologis, selaras dengan firman Allah dalam QS. Al-Isra’ [17:44]: “Langit, bumi, dan seluruh isinya bertasbih kepada Allah.”

Peluncuran Nasional Hutan Wakaf oleh Menteri Agama

Program ini sejalan dengan inisiatif Kementerian Agama RI yang meluncurkan Gerakan Wakaf Hutan pada Hari Bumi, 22 April 2025.

Baca Juga  PT Timah Tbk bersama Masyarakat Gemuruh Tanam Ribuan Mangrove di Pantai Batu Kucing

Menteri Agama, Prof. Dr. KH Nazaruddin Umar, MA menegaskan komitmennya untuk mewariskan dunia yang indah bagi generasi muda melalui wakaf produktif berbasis lingkungan.

Dukungan ini memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pesantren/masjid, dan masyarakat dalam pengembangan Hutan Wakaf produktif di berbagai daerah.

Harmoni Zikir dan Tasbih Alam

KH. Syukran Makmun (Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Rahman, Jakarta) menyatakan majelis zikir dan Hutan Wakaf adalah dua sisi mata uang yang sama.

“Zikir mengingatkan kita pada Allah, sementara hutan wakaf adalah bukti nyata tasbih alam. Keduanya mengajarkan kita untuk hidup seimbang—taat kepada Sang Pencipta dan merawat ciptaan-Nya,”KH. Syukran Makmun.

Baca Juga  Hutan Mangrove Ditebang! Penambangan Timah Sungai Rumpak Tak Terkendali

Tinggalkan Balasan