“Setiap komentar, unggahan, hingga tanda suka (like) dapat ditafsirkan publik sebagai sikap resmi institusi,” ujarnya.
Oleh karena itu, ASN diminta untuk senantiasa menjaga etika komunikasi dan bersikap santun di ruang digital.
Menanggapi arahan tersebut, Kalapas Sekayu, Aris Sakuriyadi, menyatakan komitmen penuh jajarannya untuk menjaga integritas dan netralitas.
“Kami akan terus menjaga integritas, profesionalitas, serta netralitas ASN di Lapas Sekayu, demi memastikan layanan pemasyarakatan berjalan adil, transparan, dan berintegritas,” kata Aris.
Apel bersama ini menjadi pengingat penting bagi seluruh ASN, terutama di tengah dinamika sosial dan politik. Dengan menjaga netralitas, ASN dapat memastikan pelayanan publik yang adil dan profesional, bebas dari kepentingan tertentu. (***)
















