banner hut pemkot
previous arrow
next arrow
Suara Banyuasin

Wabup Netta Hadiri Kegiatan Dokter Masuk Desa dan Serah Terima CSR PT. Perta-Samtan Gas

×

Wabup Netta Hadiri Kegiatan Dokter Masuk Desa dan Serah Terima CSR PT. Perta-Samtan Gas

Sebarkan artikel ini

SUARAPOS.CO.ID, BANYUASIN I – Wakil Bupati Banyuasin, Netta Indian, S.P., menghadiri Kegiatan Dokter Masuk Desa dan Serah Terima Program Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Perta-Samtan Gas Tahun 2026 yang diadakan di Gedung Serbaguna Mariana Kecamatan Banyuasin I, Sabtu (27/09/2025).

Acara turut dihadiri oleh Perwakilan PT. Perta-Samtan Gas, Andika, S.H., Kepala Hunan Initiative Sumbagsel, Defery Hanas, S.T., Perwakilan Dinas Kesehatan Banyuasin, Dr. Rini Pratiwi, M. Kes., Camat Banyuasin I, Bahrum Rangkuti, S.STP., M.Si., Lurah Mariana, Mutharul Fahmi, S.E., M.M., dan tamu undangan lainnya.

Baca Juga  Banyuasin Siapkan 591 Formasi Seleksi Penerimaan CPNS

Pemerintah Kabupaten Banyuasin, melalui Dinas Kesehatan, memiliki program kegiatan promotif dan preventif Dokter Masuk Desa. Program ini bertujuan untuk mewujudkan masyarakat sehat dengan cara mendekatkan pelayanan kesehatan sampai ke desa-desa bahkan rumah ke rumah. Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat langsung bertatap muka dan berkonsultasi dengan dokter dan tim kesehatan lainnya.

“Dengan melakukan pemeriksaan kesehatan, kita dapat mendeteksi dinj berbagai penyakit yang berpotensi menjadi serius. Silahkan seluruh masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Jangan ragu untuk memeriksakan diri dan berkonsultasi dengan para tenaga kesehatan,” ajak Wabup Netta dalam sambutannya.

Baca Juga  Pj Bupati Banyuasin Cek Jalan Fungsional Lebaran

Ia juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pimpinan Perta-Samtan Gas dan jajaran atas kepeduliannya terhadap peningkatan gizi masyarakat, khususnya bagi ibu hamil, balita, dan anak-anak. Program CSR ini sangat selaras dengan visi Kabupaten Banyuasin, yaitu mewujudkan Banyuasin Sehat, Cerdas, dan Sejahtera.

“Sebagaimana kita ketahui, masalah gizi masih menjadi tantangan serius yang harus kita hadapi bersama. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan dari pihak swasta, dunia usaha, maupun masyarakat. Oleh karena itu, Kolaborasi yang kita laksanakan hari ini adalah bentuk nyata gotong royong dalam pembangunan kesehatan.”

Baca Juga  Bupati Banyuasin Tinjau Jalan yang Diportal Warga, Perusahaan Diminta Patuhi Aturan Tonase

Tinggalkan Balasan