Pertama adalah tentang keberadaan organisasi yang baru dipimpinnya selama bebeberapa bulan ini ingin terlibat aktif dalam kegiatan kegiatan kemasyarakatan yang diadakan pemerintah daerah.
“Kegiatan kegiatan yang berhubungan dengan peningkatan kerukunan hidup serta pembauran dianatar sesama perantau mungkin perlu lebih digiatkan dan kami siap untuk berpartisipasi dalam hal itu. Nenek moyang kami mungkin memang bukan orang sini tapi kami berdarah Banyuasin karena makan dan minum dari tanah Banyuasin. Jadi akan berjuang untuk daerah ini sehingga kamipun aman bekerja dan berusaha,” katanya.
Selain itu, Alpian Soho, Kepala Bidang Hukum HAM dan Advokasi IKM Banyuasin juga menyampaikan bahwa tidak hanya IKM tapi masyarakat Banyuasin mem-apresiasi kepemimpinan Muhammad Farid sebagai Penjabat Bupati.
“Koordinasi diaantara sesama perangkat daerah terjalin bagus dengan lancarnya program pembangunan. Dengan unsur Forkopimda sangat kompak dan itu terlihat dari kondisi aman dan nyaman tanpa konflik dalam Pileg dan Pilkada,” kata Alfian yang juga seorang jurnalis ini.
Dalam kesempatan audiensi ini, IKM Banyuasin menyerahkan Miniatur Rumah Adat Minangkabau kepada Penjabat Bupati yang diserahkan langsung H Gusra Yetri.
Ketua IKM didampingi Slamat Chaniago, selaku Wakil Ketua, H Syamsir Sikumbang, S.Ag, M.Si., sekretaris, H Rahman S.Com, bendahara, Edirismanto Arian Apriansah, Sidi Mulyadi dan Alpian Soho bidang hukum dan advokasi. (**)
















