“Ini adalah tanggung jawab bersama untuk memastikan bantuan sampai ke penerima dengan baik. Saya mengapresiasi semua pihak yang terlibat. Mari kita kawal bersama agar distribusi berjalan lancar dan tepat sasaran,” tuturnya.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Muba, H. Ali Badri, S.H., S.T., M.T., dalam laporannya menyebutkan bahwa total penerima bantuan pangan di Kabupaten Muba mencapai 35.380 keluarga yang tersebar di 15 kecamatan. Secara keseluruhan, volume beras yang disalurkan untuk alokasi Juni dan Juli 2025 mencapai 707,6 ton.
“Penyaluran bantuan pangan ini didasarkan pada Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional dan data penerima bantuan diambil dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Ekonomi Nasional (DTKSEN) Kementerian Sosial,” jelas Ali Badri.
Salah satu penerima bantuan, Fitri Yanti, mengungkapkan rasa syukurnya. “Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti bagi kami. Bisa meringankan beban belanja beras untuk dua bulan ke depan. Semoga program seperti ini terus ada untuk masyarakat kecil seperti kami,” ungkap Fitri.
Jumlah penerima bantuan terbesar berada di Kecamatan Sekayu (6.556 keluarga), disusul Kecamatan Lais (4.680 keluarga), dan Kecamatan Sungai Lilin (2.621 keluarga). Program ini juga menjadi salah satu upaya strategis pemerintah dalam mengatasi kerawanan pangan, mengendalikan inflasi, serta mengurangi angka kemiskinan di daerah.
Penyaluran bantuan strategis ini disaksikan langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Muba, Dr. H. Apriyadi M.Si.; Kasat Binmas Polres Muba AKP Beni Okimu, S.H., M.A.P.; Manager Bisnis Forum Bulog Kanwil Sumsel Babel Budi Indrawan; serta para asisten, staf ahli Bupati, dan Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Muba. Secara simbolis, bantuan diserahkan kepada tiga perwakilan warga penerima manfaat dari Kelurahan Soak Baru: Dira Purwaningsih, Fitri Yanti, dan Endang. (***)
















