Kondisi serupa juga terlihat di depan Terminal Randik. Meski menjadi akses vital bagi masyarakat dan angkutan umum, jalan di area ini juga dipenuhi lubang-lubang yang membahayakan.
Minimnya perhatian dari pemerintah daerah terhadap infrastruktur jalan ini menimbulkan pertanyaan besar di kalangan masyarakat.
Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi atau tindakan nyata dari Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin terkait perbaikan jalan di kedua lokasi tersebut.
Masyarakat berharap agar pemerintah segera turun tangan dan melakukan perbaikan demi keselamatan pengguna jalan dan kelancaran mobilitas warga Sekayu.
Mengancam keselamatan pengendara, karena memang keberadan lubang pada saat hujan turun tidak kelihatan. (***)Â
















