SUARAPOS.CO.ID – Di tengah dinginnya tembok penjara, lima warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sekayu menemukan kehangatan dan kekuatan spiritual melalui ibadah virtual yang mereka ikuti dengan penuh khidmat pada Senin 05 Mei 2025.
Meski raga terpisah oleh ruang dan waktu, hati mereka terpaut dalam ibadah yang menghadirkan seorang pembicara rohani yang memberikan sentuhan kasih dan pesan harapan. Khotbah yang disampaikan menjadi oase yang menyegarkan jiwa, memberikan penguatan iman di tengah masa sulit yang mereka jalani.
Kegiatan ibadah ini bukanlah sekadar rutinitas, melainkan bagian dari program pembinaan kerohanian yang secara rutin diselenggarakan berkat sinergi antara Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dan Yayasan Pendidikan Warga Binaan Pemasyarakatan (YPWBP) Cahaya Kasih. Kolaborasi ini menjadi jembatan yang menghubungkan dunia luar dengan kehidupan di dalam Lapas, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan spiritual.
Kalapas Sekayu, Aris Sakuriyadi, dengan penuh kepedulian menyampaikan bahwa kegiatan ini hadir sebagai penyemangat baru bagi para warga binaan, terutama dalam momen yang penuh makna seperti Paskah, yang mengajarkan tentang pengampunan dan harapan akan kehidupan yang lebih baik.
















