Scroll untuk baca berita
Suarapos.co.id
Example floating
Example floating
Suarapos.co.id
Suarapos.co.id
Suara Lubuklinggau

Kiprah Sekwan Ditengah Eksekutif dan Yudikatif

23
×

Kiprah Sekwan Ditengah Eksekutif dan Yudikatif

Sebarkan artikel ini

SUARAPOS.CO.ID – Sekretaris DPRD (Sekwan) Kota Lubuklinggau, Imam Senen angkat bicara terkait adanya rumor dirinya ikut maju di Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwako) Lubuklinggau 2024.

Menurutnya, saat ini yang jelas sedang dihadapkan Pileg dan Pilpres. Kemudian dilanjutkan di bulan November 2024 yakni perhelatan Pilkada yang sudah di jadwalkan dari KPU.

“Melihat dari bermunculan yang ingin mencalonkan sebagai Wali Kota mungkin Wakil Wali Kota. Itu pada prinsipnya sebagai warga masyarakat wajar-wajar saja ketika memang ada peluang untuk mengikuti perhelatan itu, namun yang terpenting tugas saya sebagai Sekwan tak lain menjembatani antara Eksekutif dan Yudikatif,” kata Imam, Senin (13/3/2024).

Baca Juga  Hj Henita: Pelayanan itu Walau Tak Terlihat, Tapi Bisa Dirasakan

Ia mengatakan, siapapun orangnya, sebagai warga negara Indonesia apalagi berdomisili di Kota Lubuklinggau berhak untuk mengikuti kompetisi ketika nanti akan dilaksanakannya Pilkada di November 2024 yang akan datang.

“Nah terkait bermunculannya mungkin baleho, mungkin suara-suara dan sebagainya baik itu tampil di media dan sebagainya, ini nawaytu (niat) orang perorangan,” jelasnya.

“Tinggal lagi bagaimana tanggapan dan respon masyarakat. Dalam artian masyarakat tahu persis bagaimana mungkin terkait trek rekornya atau riwayat daripada yang bersangkutan di masyarakat sidah lebih tahu,” bebernya.

Kemudian kata Imam Senen, bila dirimya ditanya apakah akan ikut dalam Pilwako Lubuklinggau, ia mengaku selaku ASN akan menyelesaikan tugas-tugasnya sebagai ASN.

Baca Juga  Kepsek di Lubuklinggau Bakal Jadi Bapak Asuh Anak Stunting

“Yang pastinya saya ini sebagai ASN pensiunnya insya Allah di bulan November 2024. Oleh karena itu tidak neko-neko kalau ASN ini ya fokus dulu menyelesaikan tugas-tugasnya sebagai ASN,” ungkapnya.

“Tapi apapun itu tergantung respon masyarakat. Siapa tahu kalau memang masyarakat menghendaki ya apa salahnya ketika memang sesuai dengan prosedur dan aturan. Tapi kalau keinginan untuk maju mungkin seluruh anak bangsa ketika memang ada kesempatan, ada peluang, ada keinginan. Tapj khusus untuk saya, saya masih fokus untuk menyelesaikan tugas-tugas sebagai ASN,” terangnya.

Baca Juga  Pj Wako: Jadikan Nuzulul Quran Sebagai Momentum Memperkuat Kepedulian

“Itu yang paling utama. Jadi apapun dilihat oleh masyarakat mungkin saat ini sudah mulai suhu politik itu berkembang dengan sendirinya. Ini dinamis dalam artian suatu saat ada nilai plus tapi ada nilai kurangnga juga. Yang pastinya kalau kita ini bukan orang partai, bukan orang poltik dan tidak berpolitik,”pungkasnya. (Dhia).

Suarapos.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *