“Ini adalah sesuatu yang saya bayangkan, impikan dan saya inginkan. Petani kita tidak ada kekuatan ke semua penyedia baik saat olah maupun panen, sehingga gampang dipermainkan,” ungkap Askolani.
Ia menilai keberadaan kawasan pertanian modern yang dilengkapi berbagai fasilitas dapat memberikan kemudahan bagi petani dalam memperoleh kebutuhan pertanian.
“Saya benar-benar menginginkan seperti ini, grand design sebuah kawasan yang terintegrasi sehingga petani akan mudah mencari alsintan, pupuk tersedia, perlu BBM sudah tersedia. Kelembagaan petani inilah yang mengakomodir semuanya, ini mimpi saya yang menjadi kenyataan,” tambahnya.
Terkait persoalan Lahan Baku Sawah, Askolani langsung menginstruksikan Dinas Pertanian, Dinas PUPR, Dinas Perhubungan, serta instansi terkait lainnya untuk segera menggelar rapat bersama Tim Pertanian RI.
Rapat tersebut ditujukan untuk mencari solusi atas berbagai kendala yang masih ditemukan dalam persiapan Kawasan Pertanian Modern Merah Putih.
Usai pembahasan, seluruh tim terkait dari Pemerintah Kabupaten Banyuasin bersama Kementerian Pertanian RI kemudian melakukan survei langsung ke lokasi Kawasan Pertanian Modern di Muara Telang.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Staf Ahli Bupati Bidang Infrastruktur Setda Banyuasin Dr. H. Salni Pajar, S.Ag., M.Hi., Plt. Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Banyuasin Sarip, SP., MM., Plt. Kepala Dinas Kominfo-SP Banyuasin Hj. Ida Bahagia, SH., MM., Penyuluh Pertanian Provinsi Sumatera Selatan Efraini, SP., M.Si., serta Kepala Seksi Angkutan Penyeberangan Sungai dan Laut Irwanto, S.IP., MAP, MIDS. (***)
Sumber : Diskominfo.SP/IKP
















