SUARAPOS.CO.ID, BANYUASIN — Keseriusan Pemerintah Republik Indonesia dalam mewujudkan swasembada pangan dan kemandirian sektor pertanian terus diwujudkan melalui pengembangan pertanian modern dan terintegrasi.
Hal tersebut disampaikan Kepala BBPKH Cinagara Kementerian Pertanian RI, Dr. Inneke Kusumawaty, S.TP., M.P., saat bersilaturahmi dengan Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani, SH., MH., di kediaman pribadinya, Sukajadi, Kecamatan Talang Kelapa, Kamis (17/9/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Inneke menyampaikan bahwa Menteri Pertanian RI dijadwalkan hadir terlebih dahulu di lokasi Kawasan Pertanian Modern Merah Putih di Banyuasin. Kawasan tersebut diagendakan untuk diresmikan oleh Presiden RI Prabowo Subianto pada November mendatang.
Kawasan Pertanian Modern Merah Putih dirancang sebagai sebuah ekosistem pertanian yang terintegrasi. Sejumlah fasilitas dan kegiatan usaha pertanian akan dikembangkan dalam satu kawasan, mulai dari SPBU Pertanian, bengkel alat dan mesin pertanian (alsintan), hingga usaha ayam petelur.
Program ayam petelur sebanyak 1.200 ekor akan dikembangkan melalui tiga kelompok wanita tani yang berada di dua desa berbeda. Seluruh kegiatan tersebut diharapkan dapat terintegrasi dalam satu ekosistem dengan koperasi sebagai penghubung sekaligus penggerak kegiatan ekonomi petani.
Sementara itu, Kepala SMK PPN Sembawa, Budi Santoso, S.ST., M.Si., menyampaikan masih terdapat kendala terkait lahan yang akan digunakan untuk pembangunan SPBU Pertanian. Lahan tersebut berada dalam kawasan Lahan Baku Sawah (LBS) dan jalur hijau.
Karena itu, diperlukan dukungan Dinas Pertanian untuk mengajukan surat permohonan pelepasan status LBS kepada ATR/BPN agar proses penyelesaian lahan dapat ditindaklanjuti.
Selain pembangunan kawasan pertanian modern, pertemuan tersebut juga membahas Program Youth Entrepreneurship and Employment Support Services Scaling-Up Intervention (YESS SI) yang akan berjalan pada 2027.
Dalam program tersebut, pemerintah daerah diharapkan menyiapkan District Coordination Team (DCT) yang umumnya berada di Bappeda serta District Implementation Team (DIT) yang berada di Dinas Pertanian.
Untuk wilayah Sumatera Selatan, Program YESS SI dan Kawasan Pertanian Modern akan dilaksanakan di dua kabupaten, yakni Kabupaten Banyuasin dan Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur.
Bupati Banyuasin Askolani menyambut positif pengembangan kawasan pertanian modern tersebut. Menurutnya, konsep pertanian terintegrasi merupakan kebutuhan untuk memperkuat posisi petani, khususnya dalam menghadapi kebutuhan sarana produksi hingga proses panen.
















