SUARAPOS.CO.ID – Indonesia bakal menyelenggarakan Pemilihan Presiden (Pilpres) pada 14 Februari 2024. Ekonom Senior INDEF, Aviliani berpendapat, jika Pilpres diselenggarakan hanya satu putaran hasilnya akan lebih baik bagi investasi.
Ia menyebut investasi bakal lebih baik setelah Februari jika Pilpres satu putaran. Menurutnya, saat ini investor masih menunggu siapa presiden yang bakal terpilih dan menunggu kebijakan apa yang bakal dikeluarkan.
“Kemudian wait and see, investor terutama sektor riil, karena mereka mau investasi sekarang mereka belum tahu siapa presidennya, policy-nya seperti apa sehingga mungkin kalau satu putaran, mungkin setelah Februari mulai bagus lagi,” katanya dalam Diskusi Publik Ekonom Perempuan INDEF, disiarkan secara virtual, Kamis (28/12/2023).















