SUARAPOS.CO.ID – Warga Desa Tanjung Ratu, Kabupaten Bangka kini hidup dalam kecemasan. Aktivitas tambang timah yang diduga ilegal beroperasi hanya sekitar 10 meter dari bibir jalan raya dan sangat dekat dengan pemukiman.
Seorang warga mengaku, para penambang kerap bersikap menantang saat diminta menghentikan aktivitas.
“Kami sudah minta baik-baik, tapi mereka justru membangkang, bahkan menantang. Katanya, silakan lapor ke mana saja. Ini sudah tidak bisa ditolerir. Rumah kami terancam longsor karena lubang tambang persis di samping rumah,” ujar warga tersebut dengan nada kesal, Minggu (24/08/2025).
Warga juga meminta aparat penegak hukum segera turun tangan menertibkan tambang ilegal tersebut.
“Kami minta aparat segera bertindak, tangkap semua pelaku tambang ilegal itu, ratakan kolongnya, atau kalau tidak, kami menuntut ganti rugi. Rumah kami benar-benar terancam,” tegasnya.
















