banner hut pemkot
previous arrow
next arrow
EdukasiNasional

Bincang Unimus Semarang Angkat Tragedi ‘Satu Kilogram Cacing’ sebagai Alarm Kesehatan Anak Indonesia

×

Bincang Unimus Semarang Angkat Tragedi ‘Satu Kilogram Cacing’ sebagai Alarm Kesehatan Anak Indonesia

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

SUARAPOS.CO.ID, SEMARANG – Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) kembali merilis episode terbaru Bincang Unimus pada, Jumat 12 September 2025, sore.

Episode kali ini mengangkat tema yang menggugah hati nurani, yakni berjudul “Tragedi Satu Kilogram Cacing: Alarm Kesehatan Anak-anak Indonesia”, yang menyoroti kematian tragis seorang balita bernama Raya akibat cacingan.

Podcast yang tayang di kanal YouTube resmi Unimus Semarang ini menghadirkan Prima Trisna Aji, dosen Program Studi Spesialis Medikal Bedah Universitas Muhammadiyah Semarang, sebagai narasumber utama.

Acara dipandu oleh Muhammad Reza Pahlevi, salah satu Duta Unimus Semarang, dengan arahan sutradara Anggri WD sebagai pengarah acara berlangsung hingga selesai. Format dialog interaktif yang dikemas ringan namun penuh makna membuat isu kesehatan serius ini bisa dicerna publik dengan lebih mudah.

Baca Juga  JMSI Apresiasi Perintah Mabes Polri agar Wartawan Dilindungi

Dalam perbincangan, Prima Trisna Aji menegaskan bahwa kasus kematian Raya ini tidak dapat dipandang semata sebagai kejadian medis biasa. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan hampir satu kilogram cacing di tubuh balita tersebut.

“Kematian ini adalah tragedi kemanusiaan, bukan sekadar tragedi medis. Ada unsur kelalaian yang menyebabkan seorang anak kehilangan nyawanya,” tegas Prima dalam rilis diterima redaksi suarabangka.com.

Lebih jauh, Prima mengingatkan agar masyarakat dan pemerintah tidak lagi abai terhadap masalah kesehatan yang sebenarnya dapat dicegah.

Menurutnya, tragedi Raya harus menjadi peringatan keras bahwa isu cacingan bukan perkara sepele.

Baca Juga  Gubernur Komitmen Babel Harus Punya Guru Potensial

Tinggalkan Balasan