banner hut pemkot
previous arrow
next arrow
BUMN & KorporasiPangkalpinangPT TIMAH

PT Timah & Persikindo Bekali Warga Binaan dengan Keterampilan Menjahit

×

PT Timah & Persikindo Bekali Warga Binaan dengan Keterampilan Menjahit

Sebarkan artikel ini

PANGKALPINANG – Guna meningkatkan keterampilan para warga binaan Lapas Perempuan Kelas III Pangkalpinang, PT Timah berkolaborasi dengan DPD Perkumpulan Srikandi Kreatif Indonesia (PERSIKINDO) Bangka Belitung menggelar pelatihan menjahit, Senin (14/10/2024).

Program yang bertajuk Kewirausahaan ini hadiri oleh Ketua BKOW Provinsi Bangka Belitung, Dya Sugito, Kepala Lapas Perempuan, Meita Eriza, Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Bangka Belitung, Muslim, Ketua DPD Persikindo Babel, Isnawaty Hadi, Kepala Divisi CSR diwakili AVP Staf Divisi CSR PT Timah, Sindhu Dhamono, Ketua Dharma wanita dan para Ketua Komunitas Perempuan di Bangka Belitung.

Baca Juga  Pemkot Pangkalpinang Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Kejar Eliminasi AIDS, TBC dan Malaria 2030

Ketua BKOW Provinsi Bangka Belitung, Dya Sugito mengapresiasi dukungan CSR PT Timah sehingga pelatihan ini bisa diselenggrakan. Apalagi peserta yang ikut pelatihan menjahit selama satu bulan merupakan warga binaan yang terpilih yang memiliki ketertarikan dalam menjahit.

Dirinya juga memotivasi para warga binaan agar terus semangat meskipun melalui kondisi yang tidak mudah.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya pada PT Timah. Allhamdullilah Program-program yang diajukan Persikindo sudah direalisasikan. Ada Persikindo Babel, ada CSR PT Timah yang mensupport warga binaan khususnya tentang fashion, sebab industri fashion berkembang cepat,” katanya.

Baca Juga  Rudianto Tjen: Udin-Dessy Butuh Dukungan untuk Bangun Pangkalpinang

Dikesempatan yang sama, Dya menceritakan keberhasilan warga binaan yang kembali kemasyarakatan. Ada yang menjadi pengusaha coffee shop, pengusaha keripik singkong dan lain – lain.

“Kita adalah super Tim, dengan adanya pelatihan menjahit bersama pelatih yang berpengalaman, saya berharap bisa memberikan inspirasi dan ide – ide kreatif bagi warga binaan sehingga produk yang dihasilkan nantinya berbeda dan memiliki estetika di era industri fashion yang berkembang cepat, serta menjadi designer yang profesional,” harap Dya.

Tinggalkan Balasan