Scroll untuk baca berita
Suarapos.co.id
Example floating
Example floating
Suarapos.co.id
Suarapos.co.id
BeritaHukum

1 Pekerja Tambang Timah di Bangka Barat Tewas Tertimbun Tanah: Polisi Sebut Tambang Milik AG

24
×

1 Pekerja Tambang Timah di Bangka Barat Tewas Tertimbun Tanah: Polisi Sebut Tambang Milik AG

Sebarkan artikel ini

SUARAPOS.CO.ID – Seorang pekerja tambang pasir timah tewas tertimbun Tanah longsor galian tambang di Desa Mislak Kecamatan Jebus Kabupaten Bangka Barat, Minggu (28/1/2024).

Satu orang lainnya berhasil selamat setelah dibantu rekannya sesama penambang. Kedua korban bekerja ditambang timah milik pria berinisial AG.

Kapolsek Jebus Kompol Albert Daniel Hamonangan Tampubolon mengatakan, korban tewas bernama Sodikin warga Mislak. Dan korban yang selamat bernama Bai.

“Bai selamat, sedangkan Sodikin meninggal dunia,” jelas Albert dikonfirmasi via Whatsapp, Senin (29/1/2024 ) siang.

Dikatakan Albert saat kejadian, ada pekerja lainnya dilokasi yang sama yaitu Rasuki dan tiga temannya juga.

Baca Juga  Kapolda Babel Sempat Marah: Penambang Illegal Kolong Marbuk dan Pungguk Kembali Ramai

“Saat siang sekira pukul 14.00 WIB, Rasuki dan teman – temannya beristirahat di pondok cam yang tidak jauh dari tempat mereka kerja,”kata Albert.

Saat itu lah detik selanjutnya mereka mendengar teriakan orang minta tolong ada yang tertimbun tanah.

Mendengar teriakan itu, Rasuki dan tiga temannya langsung berlari ke bawah berniat untuk menolong. Mereka sempat kebingungan karena kolong yang tadinya dalam kini sudah rata tertimbun tanah.

Dalam keadaan panik mereka berusaha menyemprot tanah dengan cepat mencari Bai dan Sodikin yang saat itu sedang tertimbun.

Baca Juga  Kemana Pilot Kalau Tidak Ada Jadwal Terbang? Ini Penjelasan Lion Air Grup

Albert mengatakan, upaya tersebut membuahkan hasil, Rasuki dkk berhasil menemukan tangan Bai dan segera menariknya hingga pria itu selamat.

“Selang waktu 10 menit kemudian tangan korban (Sodikin) pun berhasil terlihat, dengan cepat korban berhasil dikeluarkan. Tapi nahas, korban sudah dalam keadaan tidak bernafas (tidak bernyawa),” jelas Albert.

Kedua korban selanjutnya dilarikan ke Puskesmas Jebus. Menurut keterangan tenaga medis, Sodikin meninggal dunia karena kehabisan oksigen akibat tertimpa tanah dan tidak ditemukan bekas luka dari tindakan kekerasan.

“Sedangkan korban yang bernama Bai yang selamat dari kejadian itu kondisinya sedang terbaring lemah di Puskesmas Jebus,”terang Albert.

Baca Juga  Warga Mapur Tolak Pengangkutan Pasir Areal Pemukiman

“Saat ini Sodikin telah dimakamkan di tempat pemakaman umum di Desa Mislak,” sambungnya. (SK/CMNNEWS.ID)

 

Suarapos.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *