“Air jadi mahal, Pak. Untuk cuci piring dan mandi, kami terpaksa pakai air galon isi ulang. Harganya Rp 5.000 per galon, dan sehari bisa habis 10 galon,” keluhnya. Ia sangat berharap kondisi pasokan air bersih bisa segera kembali normal.
Menanggapi keluhan tersebut, Direktur PDAM Tirta Randik Sekayu, Azmi Darius, menyatakan bahwa pihaknya akan segera melakukan pengecekan, khususnya di area booster air bersih di Keluang.
Langkah cepat ini diharapkan dapat mengidentifikasi penyebab masalah dan segera mengembalikan distribusi air ke rumah-rumah warga. (***)
















