Kegiatan TMMD kali ini meliputi beragam sasaran, baik fisik maupun nonfisik. Fokus utama kegiatan fisik mencakup pembangunan dan perbaikan jalan/jembatan, pembangunan pos kamling, rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pembuatan fasilitas Mandi Cuci Kakus (MCK) dan sumur bor, hingga rehabilitasi tempat ibadah. Program ini juga diintegrasikan dengan bantuan sosial, termasuk upaya penanganan stunting.
Selain pembangunan infrastruktur, TMMD juga fokus pada pemberdayaan masyarakat melalui berbagai penyuluhan, sosialisasi, dan pelatihan keterampilan di bidang ketahanan pangan, kebersihan lingkungan, serta pengembangan ekonomi lokal.
“Program TMMD lebih dari sekadar membangun fisik, tetapi juga membangun semangat, karakter, dan kemandirian masyarakat. Hasil-hasil ini wajib kita jaga bersama agar manfaatnya berkelanjutan,” ujar Brigjen TNI M. Fachmi Rizal Nasution.
Ia menambahkan, TMMD ke-126 juga selaras dengan program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), seperti TNI Manunggal Air, percepatan penurunan stunting, dan program Bersatu dengan Alam yang menekankan kelestarian lingkungan dan kemandirian pangan.
Menutup amanatnya, Brigjen TNI M. Fachmi Rizal Nasution berpesan agar semangat gotong royong dan kebersamaan yang telah terjalin antara TNI dan masyarakat selama TMMD dapat terus dipelihara dan dilanjutkan dalam kehidupan sehari-hari. (***)
















