SUARAPOS.CO.ID — Sekjen Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Abdul Kadir Karding menyambut baik penurunan harga eceran tertinggi (HET) pupuk bersubsidi sebesar 20 persen yang baru saja diumumkan pemerintah. Penurunan harga pupuk ini adalah dampak manis dari hasil efisiensi anggaran Presiden Prabowo Subianto.
“Efisiensi anggaran yang sejak awal gencar dilakukan Presiden Prabowo Subianto, kini bisa dirasakan langsung oleh petani,” ujar Sekjen HKTI Abdul Kadir Karding, Rabu 22 Oktober.
Kata Karding, langkah menurunkan harga pupuk ini menjadi wujud nyata perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan petani. Dan kini, para petani di seluruh Indonesia bisa menikmati harga pupuk yang lebih terjangkau yang pada akhirnya bisa meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.
“Pasti seluruh petani akan senang dengan keputusan ini. Terima kasih kepada pemerintah yang sudah mau mendengar dan mencari solusi dari jeritan para petani selama ini,” jelas Karding.
Menteri Pertanian Amran Sulaiman ditemani Wakil Menteri Sudaryono mengumumkan penurunan harga eceran tertinggi (HET) pupuk bersubsidi sebesar 20 persen.
















