SUARAPOS.CO.ID, PALEMBANG – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kembali melakukan rotasi dan mutasi jabatan terhadap sejumlah perwira tinggi Polri.
Salah satu jabatan strategis yang masuk dalam bursa rotasi tersebut adalah posisi Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Kapolda Sumsel).
Kebijakan mutasi ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/62/I/2026 yang terbit sejak pekan lalu, tepatnya pada Selasa, 15 Januari 2026.
Dalam surat tersebut, Kapolri merotasi total 19 perwira tinggi Polri, termasuk dua jenderal bintang dua yang selama ini menempati posisi penting di lingkungan Mabes Polri dan Polda.
Salah satu keputusan utama dalam surat telegram tersebut adalah mutasi Kapolda Sumsel Irjen Pol Andi Rianto R Djajadi, SIK.
Jenderal bintang dua itu dimutasi dengan jabatan baru sebagai Wakil Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Wakalemdiklat) Polri.
Jabatan tersebut merupakan posisi strategis yang berkaitan langsung dengan pembinaan sumber daya manusia Polri di tingkat nasional.
Irjen Andi Rianto dikenal sebagai perwira berpengalaman yang telah lama bertugas di wilayah Sumatera Selatan. Selama menjabat Kapolda Sumsel, ia terlibat dalam sejumlah agenda penting, mulai dari pengamanan Pemilu, penanganan kejahatan konvensional, hingga penguatan sinergi antara Polri dan pemerintah daerah.
Sementara itu, posisi Kapolda Sumsel yang ditinggalkan Irjen Andi Rianto kini dipercayakan kepada sosok yang sudah tidak asing di mata publik, yakni Irjen Pol Dr Sandi Nugroho, SIK.
Sebelumnya, Irjen Sandi menjabat sebagai Kepala Divisi Humas Polri, posisi yang membuatnya kerap tampil di media nasional dalam menyampaikan kebijakan dan informasi resmi Polri.
















