SUARAPOS.CO.ID, PALEMBANG — Kabar mengenai dugaan operasi tangkap tangan terhadap puluhan kepala sekolah di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, beredar luas pada Kamis, 17 September 2026.
Para kepala sekolah itu disebut diamankan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumatera Selatan saat menghadiri sebuah seminar di salah satu hotel di Kota Palembang.
Informasi tersebut mula-mula menyebar melalui pesan berantai di sejumlah grup WhatsApp. Dalam pesan itu disebutkan, para kepala sekolah bersama sejumlah pihak lain dibawa ke Mapolda Sumsel untuk menjalani pemeriksaan.
Belum jelas perkara yang menjadi dasar pengamanan tersebut. Begitu pula jumlah pasti kepala sekolah yang diperiksa dan status hukum mereka.
Informasi yang dihimpun menyebut pihak yang dibawa ke Mapolda Sumsel bukan hanya kepala sekolah. Seorang pejabat di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuasin juga dikabarkan ikut menjalani pemeriksaan.
Kabar tersebut memicu tanda tanya karena pengamanan disebut berlangsung ketika para kepala sekolah tengah mengikuti seminar di Palembang. Namun, sampai berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Polda Sumsel mengenai dugaan OTT tersebut.
Kabid Humas Polda Sumsel Komisaris Besar Nandang Mu’min Wijaya mengatakan pihaknya masih mengecek informasi tersebut kepada Ditreskrimsus.
















