Walaupun berhasil meraih penghargaan, Erdiansyah menjelaskan bahwa peringkat Muba turun ke posisi ketiga dari yang sebelumnya menduduki posisi tertinggi di Sumatera Selatan hingga tahun 2023.
Penurunan ini disebabkan oleh berkurangnya jumlah Fungsional Pengadaan Barang/Jasa dari 16 menjadi 11 orang karena mutasi pegawai.
“Kami tetap optimistis untuk memperbaiki capaian ini pada penilaian ITKP 2025 dengan fokus pada peningkatan kualifikasi dan kompetensi SDM PBJ,” ungkapnya.
Menanggapi kabar ini, Bupati Toha Tohet memberikan apresiasi tinggi, namun menekankan bahwa Muba tak boleh berpuas diri.
“Penghargaan ini membuktikan bahwa tata kelola pengadaan di Muba tetap berada di jalur yang tepat,” ujarnya. “Tahun 2025, kita akan genjot kembali peningkatan kualitas dan kuantitas SDM PBJ agar Muba bisa merebut kembali posisi puncak.”
Bupati juga menegaskan pentingnya inovasi dan efisiensi dalam proses pengadaan barang/jasa demi mewujudkan pelayanan publik yang lebih transparan dan akuntabel. (***)
















