SUARAPOS.CO.ID, BANGKA BARAT — Musim kemarau yang masih berlangsung di Kabupaten Bangka Barat membuat ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) semakin meningkat. Di sisi lain, kondisi kekeringan juga mulai berdampak terhadap kebutuhan air bersih masyarakat.
Mengantisipasi kondisi tersebut, Pemerintah Kecamatan Parittiga memperkuat kesiapsiagaan dengan membentuk Relawan Api di 10 desa.
Langkah itu dibahas dalam rapat koordinasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), para kepala desa, dan tokoh masyarakat yang digelar pada Selasa (1/9/2026).
Camat Parittiga Adhian Zulhajjany mengatakan, Relawan Api dibentuk sebagai bagian dari upaya mempercepat deteksi dan penanganan apabila terjadi kebakaran di wilayah desa.
















