PANGKALPINANG – Bursa Efek Indonesia (BIE) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencatat jumlah investor pasar modal di Negeri Serumpun Sebalai mencapai 63.264 investor per akhir 2024. Sedangkan jumlah investor pasar modal di Indonesia 14.805.066.
Kepala Kantor Perwakilan BEI Bangka Belitung, Fahmi Al Kahfi mengatakan, meski angka ini cukup tinggi namun dibandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia 272 juta jiwa, tentu saja menjadi tantangan yang harus dimaksimalkan lagi oleh BEI.
“Di Babel jumlah investor sudah 63.264 lumayan cukup, namun kita tetap harus mengejar angkanya karena jika 63 ribu dibanding dengan 1,5 juta jiwa penduduk Babel masih harus dimaksimalkan,” ujar Fahmi pada acara gathering wartawan pasar modal, Jumat (7/3/2025), malam.
Sedangkan pertumbuhan investor di Bangka Belitung dari 2022 ke 2024 cukup signifikan dari 43.370 di 2022, 54.625 di tahun 2023 dan tahun 2024 mencapai 63.634.
Dari tujuh kabupaten kota yang ada di Bangka Belitung, kota Pangkalpinang yang dominan dengan jumlah investor 17.700 dan Bangka 14 ribu investor, Belitung 8.100, Bangka Tengah 6.500, Bangka barat 6.400, Bangka Selatan 5.400 dan belitung timur 5.800.
















