banner hut pemkot
previous arrow
next arrow
Bangka TengahLingkungan Hidup

Giliran Warga Perlang Tolak PLTN di Pulau Gelasa

×

Giliran Warga Perlang Tolak PLTN di Pulau Gelasa

Sebarkan artikel ini

Wilayah ini juga merupakan habitat penting penyu hijau, penyu sisik, penyu belimbing, serta lumba-lumba. Potensi ekologis dan pariwisata ini terancam hancur jika proyek PLTN dipaksakan.

“Pulau Kelasa bukan tanah kosong yang bisa diperlakukan sesuka investor. Ini ruang hidup nelayan, kawasan ekologi penting, dan memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata berkelanjutan. Mengorbankan semua itu demi proyek berisiko tinggi adalah bentuk ketidakadilan,” terangnya.

Tentunya, lanjut Rival, masyarakat Desa Perlang menyatakan sikap solidaritas penuh terhadap perjuangan masyarakat Desa Batu Beriga, yang menolak pembangunan PLTN dan rencana penambangan laut.

Baca Juga  Dana Korupsi Timah Harus Kembali ke Babel

“Masyarakat Batu Beriga akan menjadi pihak yang paling terdampak. Perjuangan mereka adalah perjuangan kita semua. Kami menolak segala bentuk proyek yang mengancam ruang hidup nelayan dan merampas masa depan masyarakat pesisir,” tegas Rival.

Masyarakat Desa Perlang menegaskan bahwa segala bentuk klaim dukungan terhadap PLTN PT Thorcon di Pulau Kelasa tanpa persetujuan luas, dan partisipatif adalah tidak sah dan harus dihentikan.

Penolakan ini adalah peringatan keras agar perusahaan dan pemerintah tidak memaksakan proyek yang berisiko tinggi, merusak lingkungan dan mengorbankan kehidupan masyarakat. (rom/KBC)

Baca Juga  PT Timah Kembali Berencana Menambang, Warga Desa Batu Beriga Kembali Tegaskan Menolak