“Kami berharap, semangat kebersamaan dan kepedulian yang terjalin dalam FGD ini, dapat terus membara dan menginspirasi perempuan-perempuan di Bangka Belitung untuk terus berkontribusi bagi kemajuan daerah,” lanjutnya.
“Semoga FGD ini menjadi langkah awal bagi perempuan-perempuan di Bangka Belitung untuk semakin aktif dalam mewujudkan rekonsiliasi pasca pilkada ulang,” tuturnya.
Lebih lanjut dikatakan Fifi Yulianita, perempuan harus hadir sebagai legislator dan pengambil kebijakan. Kita perlu lebih banyak suara perempuan di kursi-kursi kekuasaan untuk memastikan kebijakan yang adil dan inklusif.
“Perempuan adalah pendidik generasi masa depan. Mari kita berikan pendidikan yang berkualitas bagi anak-anak kita, agar mereka tumbuh menjadi generasi yang cerdas, kreatif, dan berakhlak mulia,” terangnya. (*)
















