Herman juga meminta pihak pengelola Anjungan Babel agar memaksimalkan sarana dan prasarana yang ada, khususnya media promosi yang bertujuan mempermudah bagi siapapun yang ingin mengakses informasi tentang perkembangan potensi unggulan yang ada di Provinsi Babel.
Sementara itu di kesempatan yang sama, Agung Setiawan menambahkan, keberadaan Anjungan Babel seharusnya dapat menjadi motor penggerak dalam menarik lebih banyak pengunjung, dan mampu menjadi salah satu media pusat promosi unggulan potensi Babel.
Masih kata Agung, dalam rangka peningkatan perekonomian daerah, maka Anjungan Babel dapat dimanfaatkan untuk kegiatan promosi budaya, pagelaran seni dan budaya, pameran produk unggulan ekonomi daerah, pertemuan seperti seminar maupun Focus Grup Discussion dan sejenisnya.
















