banner hut pemkot
previous arrow
next arrow
Bangka Belitung

Gubernur Hidayat Pimpin Bakti Sosial dan Tanam 500 Mangrove di Pantai Ketapang

×

Gubernur Hidayat Pimpin Bakti Sosial dan Tanam 500 Mangrove di Pantai Ketapang

Sebarkan artikel ini

SUARAPOS.CO.ID, PANGKALPINANG – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, menunjukkan komitmen kuat terhadap kepedulian sosial dan pelestarian lingkungan dengan memimpin langsung kegiatan bakti sosial dan penanaman mangrove di kawasan pesisir Pantai Ketapang, Sabtu (4/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di depan Rusunawa Ketapang, Pangkalpinang ini merupakan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung bersama Komunitas KIOK Bangka.

Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Hidayat Arsani menyerahkan secara langsung sebanyak 200 paket sembako kepada masyarakat. Setiap paket berisi beras 5 kilogram, gula, gandum, minyak goreng, kopi, dan biskuit.

Baca Juga  Gubernur dan Kapolda Babel Tebar 2.000 Bibit Ikan di Bhaypark

Tak hanya itu, Gubernur juga turut serta dalam aksi penanaman 500 bibit mangrove bersama masyarakat dan komunitas lingkungan sebagai bentuk kepedulian terhadap ekosistem pesisir.

Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.

“Kita ingin memastikan bahwa pemerintah hadir tidak hanya dalam pembangunan fisik, tetapi juga dalam membantu masyarakat serta menjaga kelestarian lingkungan,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya mangrove dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, mulai dari mencegah abrasi, menjadi habitat biota laut, hingga menyerap karbon guna mengurangi dampak perubahan iklim.

Baca Juga  Noni Hidayat Arsani Dorong Dekranasda Bangka Bawa Kerajinan Lokal Naik Kelas

“Kalau pesisir kita kuat, masyarakat nelayan juga akan lebih terlindungi. Ini bukan hanya soal lingkungan, tapi juga soal ekonomi masyarakat,” tambahnya.

Gubernur turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan kepedulian sosial dan lingkungan sebagai gerakan bersama yang berkelanjutan.

“Saya mengajak kita semua untuk terus menjaga semangat gotong royong. Apa yang kita lakukan hari ini mungkin terlihat sederhana, tetapi dampaknya besar bagi masa depan anak cucu kita,” ujarnya.