SUARAPOS.CO.ID – Amerika Serikat, khususnya wilayah West Texas, kembali menghadapi ancaman serius dengan mewabahnya penyakit campak.
Dilaporkan sebanyak 120 anak terinfeksi dan satu di antaranya meninggal dunia. Ironisnya, AS telah dinyatakan bebas dari campak sejak tahun 2000, menjadikan kejadian ini sorotan global, termasuk di Indonesia.
Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, memberikan pandangannya terkait fenomena mengkhawatirkan ini.
Beliau menyoroti bahwa salah satu faktor utama pemicu kembalinya wabah campak di AS adalah menguatnya gerakan anti-vaksin di negara tersebut.
Dalam keterangannya pada Selasa 13 Mei 2025, Menkes Budi menjelaskan bahwa keraguan dan penolakan terhadap vaksin telah menciptakan kelompok masyarakat yang tidak mendapatkan vaksinasi lengkap atau bahkan tidak divaksinasi sama sekali.
















