SUARAPOS.CO.ID, PANGKALPINANG – Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Hardi Efendi, menyoroti masih kurangnya tenaga pengajar di Bangka Belitung saat menggelar reses masa sidang II tahun sidang II 2026 di Warkop AB, Kelurahan Kejaksaan, Kecamatan Taman Sari, Kota Pangkalpinang, Sabtu (16/5/2026) malam.
Politisi Partai Gerindra yang duduk di Komisi IV DPRD Babel itu mengungkapkan, berdasarkan data yang diterima pihaknya, kebutuhan tenaga pengajar di Bangka Belitung masih belum terpenuhi.
“Setelah kita buka datanya, tenaga pengajar kita itu masih kurang di angka 800 lebih. Jadi yang dibutuhkan itu 3.000 lebih, sementara yang tersedia hanya 2.000 lebih,” kata Hardi.
Menurutnya, persoalan kekurangan guru harus menjadi perhatian bersama. Ia pun mendorong generasi muda untuk ikut berpartisipasi menjadi tenaga pendidik demi memenuhi kebutuhan guru di daerah.

















