Scroll untuk baca berita
Suarapos.co.id
Example floating
Example floating
Suarapos.co.id
Suarapos.co.id
Berita

Rumah di Tempilang Terbakar Hanguskan 4 Sepeda Motor

38
×

Rumah di Tempilang Terbakar Hanguskan 4 Sepeda Motor

Sebarkan artikel ini

BANGKA BARAT – Rumah semi permanen di Dusun Tempilang Utara, RT 14/05 Desa Tempilang Kecamatan Tempilang, Bangka Barat ludes terbakar. Polisi masih mendalami penyebab kebakaran tersebur.

Peristiwa terjadi Sabtu, malam (11/11/2023), sekitar pukul 23.40 WIB, mengakibatkan empat unit sepeda motor hangus. Saat kejadian pemilik rumah sedang berada di rumah baru yang terletak bersebelahan dengan rumah lama. 

Kepala Desa Tempilang Rosidi ketika dikonfirmasi mengatakan, rumah yang terbakar itu milik Samsun (67), berbahan papan dan beratap seng. 

Pasca kebakaran rumah telah rata dengan tanah, hanya menyisakan beton bagian bawahnya saja. 

Menurut Kades, rumah yang terbakar merupakan bangunan lama yang letaknya berdampingan dengan rumah baru. Beruntung saat kejadian, Samsun dan keluarga sedang berada di rumah barunya.

“Dia ini waktu kejadian dia itu rumahnya kan ada dua. Yang kebakaran ini rumah lama. Jadi yang sebelah itu satu. Jadi rumah lama ini jarang ditempati tapi kadang – kadang dia tidur di situ. Jadi banyak barang di rumah lama, rumahnya berdampingan,” jelas Rosidi di saat dihubungi portalduta jaringan suapos.co.id, Minggu (12/11/2023).

Baca Juga  Jelang Ramadhan, PJ Wali Kota Sidak Distributor dan Pasar

Meskipun tidak ada korban luka dalam kejadian ini,  namun menurut Rosidi barang – barang yang ada di dalam rumah korban  ludes terbakar, termasuk 4 sepeda motor milik keluarga tersebut.

Penyebab kebakaran belum diketahui, Rosidi mengatakan peristiwa nahas tersebut terjadi sekita pukul 23.40 WIB. 

Berdasarkan informasi yang ia dapat dari pemilik rumah, api tiba – tiba sudah membesar. Karena letak rumah tersebut jauh dari warga lainnya dan hanya bertetangga dengan warga Tionghoa, Samsun sekeluarga berusaha memadamkan api namun upaya mereka sia – sia. 

“Penyebabnya tidak tau lah, tau – tau sudah besar apinya. Dia nyari air kemana – mana tapi bukannya semakin mau padam tapi semakin disiram air semakin besar. Jadi tidak satupun barangnya yang diselamatkan,” tutur Rosidi.

Baca Juga  Relawan Jokowi Kompak Dukung Prabowo-Gibran, GSP Makin Optimis Menang Sekali Putaran

Dikatakan Kades, Samsun tinggal bersama 6 anggota keluarga, terdiri dari istri dan anak – anaknya. Pekerjaannya serabutan. Pasca kejadian belum ada bantuan dari pemerintah daerah. 

Anggota Polsek Tempilang telah memasang police line di lokasi kejadian. Kapolsek Tempilang Iptu Intan Diputra mengatakan, sebelum kebakaran, Samsun masih sempat mengunci rumah lamanya. Saat itu belum ada tanda – tanda mencurigakan.

Namun sekira pukul 23.30 WIB,  saat sedang menonton televisi, Samsun mendengar ada suara gonggongan anjing tetangganya. Saat ia mengintip dari jendela, situasi masih aman. Tapi menit selanjutnya rumah lamanya tiba – tiba sudah terbakar.

“Sekira pukul 24.00 WIB saat sedang menonton TV tersebut ia melihat ada cahaya dari luar rumahnya, ia terkejut saat melihat ada api yang membakar rumahnya namun belum begitu besar,” tutur Intan.

Baca Juga  Mantan Gubernur Babel Erzaldi Penuhi Panggilan Kejati

Dikatakan Intan upaya memadamkan api yang dilakukan Samsun tidak berhasil, malah rumah semi permanennya berikut barang – barang yang ada di dalamnya ludes dilahap Si Jago Merah.

Memang kebakaran tersebut tidak menghebohkan warga karena hanya terdapat beberapa rumah di sekitar TKP dan korban sulit mendapatkan bantuan tenaga untuk memadamkan api. 

“Barang – barang yang terbakar antara lain kulkas, mesin cuci, mesin air, empat unit sepeda motor Yamaha Jupiter MX, Honda Vario, Yamaha Force One Sporty, Yamaha Force One dan peralatan rumah tangga lainnya,” jelas Intan.

Menurut Intan total kerugian yang dialami korban sekitar Rp30.000.000. Sejauh ini penyebab kebakaran belum diketahui. (SK)

Sumber :portalduta/cmnnews.id

Suarapos.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *