banner hut pemkot
previous arrow
next arrow
Bangka Belitung

Rudianto Tjen Ajak Mahasiswa Babel Jaga Persatuan dan Lawan Kemiskinan

×

Rudianto Tjen Ajak Mahasiswa Babel Jaga Persatuan dan Lawan Kemiskinan

Sebarkan artikel ini

SUARAPOS.CO.ID, PANGKALPINANG – Anggota DPR RI, Rudianto Tjen, mengajak mahasiswa di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk terus menjaga persatuan bangsa serta mengambil peran aktif dalam menghadapi berbagai tantangan di era global.

Pesan tersebut disampaikan Rudianto usai menghadiri Seminar Nasional Mahasiswa se-Bangka Belitung dalam rangka Bulan Bung Karno (BBK) 2026 yang diselenggarakan DPD PDI Perjuangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sabtu (13/6/2026).

Mengusung tema “Menyalakan Kembali Api Perjuangan Bung Karno: Kedaulatan Bangsa, Keberanian Berpikir, dan Peran Mahasiswa di Era Global”, kegiatan tersebut menjadi ruang dialog antara mahasiswa dan partai politik dalam membahas nilai-nilai perjuangan Bung Karno, nasionalisme, serta tantangan bangsa ke depan.

Baca Juga  JFX Salurkan Sapi Kurban ke PWI Babel, Pererat Sinergi dengan Insan Pers

Dalam kesempatan itu, Rudianto menegaskan bahwa menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan tanggung jawab seluruh elemen bangsa, termasuk generasi muda.

Menurutnya, Indonesia yang terbentang dari Sabang hingga Merauke dapat bersatu karena adanya semangat kebangsaan yang dirumuskan para pendiri bangsa melalui Pancasila.

“Pancasila yang mempersatukan kita sebagai hakikat Republik Indonesia. Bung Karno dengan kerja keras mempersatukan dari Sabang sampai Merauke dengan cita-cita yang sama menjadikan Indonesia Raya,” ujar Rudianto.

Ia mengingatkan bahwa perpecahan dapat menjadi ancaman serius bagi masa depan bangsa. Karena itu, semangat persatuan harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus.

Baca Juga  Pemprov Babel Raih INAMS Award, Bukti Keberhasilan Pengawasan Pasar

“NKRI ini harus kita jaga, jangan sampai tercerai-berai. Bersatu kita kuat, bercerai kita akan roboh,” tegasnya.

Selain pentingnya menjaga persatuan, Rudianto juga menyoroti persoalan kemiskinan yang menurutnya masih menjadi tantangan besar yang harus diselesaikan bersama.