Ia menjelaskan, dalam kegiatan tersebut para peserta diberikan pemahaman terkait penggunaan helm berstandar SNI, kepatuhan terhadap rambu lalu lintas, etika berkendara, serta langkah-langkah pencegahan kejahatan di jalan raya.
Bangun Sinergi Polri dan Masyarakat
Menurut Iptu Yos, peran pengemudi ojek online sangat strategis karena mereka merupakan pengguna jalan dengan intensitas tinggi. Oleh karena itu, peningkatan kesadaran dan kedisiplinan berlalu lintas di kalangan pengemudi dinilai dapat memberikan dampak positif bagi keselamatan pengguna jalan lainnya.
“Kami berharap para driver dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dan turut menyampaikan pesan-pesan keselamatan kepada masyarakat,” tambahnya.
Kegiatan sosialisasi dan pelatihan safety riding tersebut berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Selain meningkatkan pemahaman peserta terkait keselamatan berlalu lintas, kegiatan ini juga mempererat hubungan dan sinergi antara Polri dan komunitas driver ojek online di Bangka Barat.(***)
















