banner hut pemkot
previous arrow
next arrow
Belitung

Pertamina Tambah Pasokan BBM di Belitung, Edi Nasapta Minta Distribusi Merata ke SPBU

×

Pertamina Tambah Pasokan BBM di Belitung, Edi Nasapta Minta Distribusi Merata ke SPBU

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Edi Nasapta, (ist)
Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Edi Nasapta, (ist)

Selain melalui jalur laut, tiga unit mobil tangki Pertamax juga telah dikirim melalui jalur ASDP pada 19 dan 22 September.

Edi meminta tambahan pasokan tersebut dibarengi dengan distribusi yang merata ke seluruh SPBU. Menurutnya, indikator pemulihan tidak hanya dilihat dari jumlah BBM yang masuk ke terminal, tetapi juga dari kemudahan masyarakat memperoleh BBM.

“Ukuran keberhasilannya adalah masyarakat semakin mudah mendapatkan BBM. Kami meminta Pertamina memastikan berapa yang benar-benar disalurkan, SPBU mana saja yang menerima, serta kapan pelayanan ditargetkan kembali normal,” katanya.

Baca Juga  Komitmen Lapas Tanjungpandan, Deklarasi Zero Halinar Demi Lingkungan Bersih dan Berintegritas

Pertamina juga menginstruksikan SPBU untuk beroperasi mulai pukul 06.30 hingga 20.00 WIB serta mengoptimalkan operator di setiap pulau pompa.

Edi meminta kebijakan tersebut berjalan beriringan dengan kecukupan stok agar pelayanan kepada masyarakat benar-benar optimal.

“Antrean panjang menyita waktu masyarakat dan mengganggu kegiatan ekonomi. Warga Belitung dan Belitung Timur membutuhkan pelayanan yang lancar, termasuk kepastian tersedianya kembali Pertamax agar masyarakat memiliki pilihan sesuai kebutuhannya,” ujarnya.

Di sisi lain, Pertamina meminta pemerintah daerah melakukan pemetaan kebutuhan BBM berdasarkan sektor. Edi mendukung langkah tersebut sebagai dasar evaluasi distribusi sekaligus bahan pertimbangan dalam pengusulan tambahan kuota apabila kebutuhan riil masyarakat memang memerlukannya.

Baca Juga  Temuan 42 Kg Sabu, Dua Nelayan di Belitung Dapat Penghargaan dari Kapolda Babel

“Pemetaan kebutuhan perlu segera dikerjakan bersama. Pada saat yang sama, pemulihan pasokan harus terus berjalan. Kami ingin kebutuhan masyarakat ditangani secara nyata dan distribusinya dapat dipantau dengan jelas,” kata Edi. (***)

.