Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu meringankan beban keluarga penerima, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak.
Dalam kesempatan tersebut, Saparudin juga menyinggung partisipasi pegawai dalam menunaikan zakat melalui BAZNAS. Berdasarkan perkiraan yang disampaikannya, tingkat partisipasi pegawai saat ini berada di kisaran 40 hingga 50 persen.
Ia berharap para pegawai yang telah memenuhi kewajiban zakat dapat menyalurkannya melalui BAZNAS.
“Kalau memang memiliki kewajiban, saya berharap dapat menyalurkannya. Karena dalam zakat ada hak masyarakat yang kurang mampu untuk menerima dan ada kewajiban bagi yang mampu untuk menunaikannya,” katanya.
Selain itu, Saparudin mendorong BAZNAS Kota Pangkalpinang agar semakin aktif menjangkau masyarakat yang membutuhkan. Dengan demikian, penyaluran zakat diharapkan dapat dilakukan secara lebih luas dan tepat sasaran.
“Mudah-mudahan BAZNAS semakin giat menjemput hak-hak masyarakat yang kurang mampu,” pungkasnya. (SP)
















