SUARAPOS.CO.ID, BANYUASIN – Pemerintah Kabupaten Banyuasin terus memperkuat komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui Panen Raya Padi Indeks Pertanaman (IP) 200 yang digelar di Desa Merah Mata, Kecamatan Banyuasin I, Selasa (18/8/2026).
Panen raya tersebut dihadiri langsung Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani, S.H., M.H. Dalam kegiatan itu, produksi padi tercatat mencapai hasil maksimal sekitar 5,6 ton per hektare.

Bupati Askolani mengatakan capaian tersebut menjadi bukti bahwa optimalisasi lahan melalui dukungan infrastruktur pertanian mampu meningkatkan produktivitas sawah. Dengan pola IP 200, lahan pertanian juga dapat ditanami hingga dua kali dalam setahun.
“Alhamdulillah hasilnya sudah maksimal, 5,6 ton per hektare. Ini sudah maksimal dan satu tahun sudah bisa dilakukan dua kali. Bayangkan kalau seluruh sawah yang ada di wilayah Kabupaten Banyuasin kita Oplah semua, kita buatkan tanggul, kita buatkan irigasi yang baik dan bagus, insya Allah hasilnya akan lebih maksimal,” jelas Askolani.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Banyuasin terus mendorong program Optimasi Lahan (Oplah) sebagai salah satu strategi meningkatkan produktivitas pertanian. Program tersebut diperkuat dengan pembangunan tanggul serta jaringan irigasi yang tertata dan berkualitas.
















