SUARAPOS.CO.ID – Nama Tamsir belakangan muncul pasca penangkapan 80 karung timah selundupan tangkapan Lanal Babel di Kampung Nelayan 2 kota Sungailiat, Kabupaten Bangka.
Tamsir di duga kuat sebagai salah satu pengepul jaringan timah selundupan wilayah Sungailiat, Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung.
Informasi yang diperoleh jaringan media JMSI, Tamsir memiliki latar belakang sebagai nelayan. Saat ini dia berdomisili di kampung Nelayan 2 Sungailiat.
Beberapa tahun silam, Tamsir Banting setir dan mulai menampung serta menggeluti bisnis timah ilegal. Khususnya timah-timah dari penambang ilegal sekitar Sungailiat.
“Aslinya nelayan dan pengepul ikan, cuma beberapa tahun belakang main timah,” kata sumber jaringan media ini.
















