Sementara itu, empat penambang lainnya dilaporkan masih tertimbun material longsor.
Merespons laporan warga, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Pangkalpinang segera menerjunkan satu tim rescue ke lokasi kejadian.
Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Rescuer Kansar Pangkalpinang, Polres Bangka, BPBD Bangka, SAR Brimob, Laskar Sekaban, serta masyarakat setempat kini tengah bahu-membahu melakukan penyisiran.
Kepala Kansar Pangkalpinang, Mikel Rachman Junika, mengonfirmasi tantangan yang dihadapi tim di lapangan.
“Kita sore ini menerima informasi tentang adanya pekerja tambang yang tertimbun longsoran tanah dan segera mengirimkan tim rescue,” ujar Mikel.
Ia menambahkan bahwa kondisi medan cukup berbahaya.
















