MUBA, SUARAPOS.CO.ID – Gejolak hebat tengah melanda Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).
Kombinasi antara pemangkasan anggaran daerah dan mundurnya pucuk pimpinan menempatkan organisasi olahraga tertinggi di Muba ini dalam posisi terhimpit.
Jika Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) gagal digelar tepat waktu, opsi pembekuan organisasi kini terpampang nyata.
Situasi sulit ini berakar dari kebijakan efisiensi anggaran Pemerintah Kabupaten Muba tahun 2026.
Fokus pemerintah pada program unggulan daerah berdampak pada nihilnya dana hibah untuk KONI Muba tahun ini.
Kondisi tanpa sokongan dana tersebut memicu Ketua Umum KONI Muba secara resmi menanggalkan jabatannya per Rabu, 29 April 2026.

















