banner hut pemkot
previous arrow
next arrow
Bangka Barat

Hadiri Panen Raya di Teluk Limau, Markus Apresiasi Poktan Tunas Baru

×

Hadiri Panen Raya di Teluk Limau, Markus Apresiasi Poktan Tunas Baru

Sebarkan artikel ini

SUARAPOS.CO.ID, PARITTIGA — Bupati Bangka Barat, Markus menghadiri panen raya sayuran mayur Kelompok Tani (Poktan) Tunas Baru Desa Teluk Limau Kecamatan Parittiga, Sabtu (7/2/2026) sore.

Markus mengatakan panen raya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan menciptakan lapangan kerja baru bagi warga sekitar.

“Sesuai harapan kita bersama, panen raya ini juga mampu menekan inflasi di wilayah Kabupaten Bangka Barat khususnya di Kecamatan Parit Tiga,” ujar Markus.

Markus juga mengapresiasi Poktan Tunas Baru yang diketuai oleh Rahmat. Dia berjanji akan membantu distribusi hasil pertanian jika terjadi kendala dilapangan.

Baca Juga  Polres Bangka Barat-Jasa Raharja Perkuat Koordinasi Keselamatan Lalu Lintas

“Jika nantinya terkendala dilapangan, kita mencoba menghubungi rekan-rekan pengelola SPPG di wilayah Kecamatan Parit Tiga dan Kecamatan Jebus,” jelas Markus.

“Karena selain sebagian bentuk usaha Kelompok Tani ini juga selaras dengan program nasional dalam hal ketahanan pangan. Dan yang tidak kalah pentingnya adalah bisa menciptakan lapangan kerja baru, serta meningkatkan ekonomi masyarakat Desa Teluk Limau dan sekitarnya,” sambung Markus bangga.

Sementara Ketua Poktan Tunas Baru Rahmat, mengulas balik sejarah pembentukan Poktan Tunas Baru pada tanggal 23 Oktober 2023.
Menurut Rahmah, dalam perjalanannya Poktan Tunas Baru banyak lika-liku hingga akhirnya semakin berkembang dan jumlah anggota ikut bertambah.

Baca Juga  Lantik 5 Kepala OPD, Markus Minta Tunjukkan Kinerja: Kalau Tak Maksimal Turun Eselon III

“Petani milenial dari Desa Teluk Limau juga sudah banyak yang bergabung,” ujar Rahmat.

Selain menjabat ketua Poktan Tunas Baru, Ramat juga dipercaya oleh Pemerintah Desa Teluk Limau untuk menakhodai BumDes Teluk Limau. Sebelumnya BUMDes tersebut sempat vakum dan saat ini sudah mulai berkembang.

“Saat ini kita punya usaha budi daya ayam petelur lebih dari 700 ekor, limbahnya kita pergunakan sebagian pupuk dalam usaha pertanian atau perkebunan Poktan Tunas Baru,” katanya.