“Gubernur sangat mendukung dan cepat mengambil langkah untuk memperkuat koordinasi. Kami berkomitmen segera melakukan konsolidasi dengan seluruh pemangku kepentingan di lingkungan pemerintah daerah guna memperkuat sektor jasa keuangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,” ungkap Eko.
Dengan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, pihaknya optimistis sinergi yang terbangun mampu memperkuat stabilitas sektor jasa keuangan serta mendukung program-program strategis pemerintah daerah, khususnya dalam penguatan sektor keuangan, pengembangan usaha, dan peningkatan literasi serta inklusi keuangan masyarakat.
Eko menambahkan, OJK juga fokus pada penyelarasan dan koordinasi lintas sektor, sekaligus penyelesaian berbagai persoalan di sektor lembaga jasa keuangan yang masih menjadi perhatian, seperti pinjaman online ilegal dan permasalahan lainnya.
Sebagai upaya perlindungan konsumen, OJK membuka kanal pelaporan masyarakat melalui Aplikasi Portal Perlindungan Konsumen (APPK). Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat menyampaikan pengaduan terkait layanan lembaga jasa keuangan, termasuk dugaan praktik lembaga keuangan tidak berizin atau ilegal yang berpotensi merugikan dan meresahkan masyarakat.(***)
(Sumber : Biro Adpim Setda Prov. Babel)
















