banner hut pemkot
previous arrow
next arrow
Bangka BelitungEkonomi

Generasi Z Mendominasi Pertumbuhan Positif Investor di Bangka Belitung

×

Generasi Z Mendominasi Pertumbuhan Positif Investor di Bangka Belitung

Sebarkan artikel ini

SUARAPOS.CO.ID – Menjelang akhir tahun 2023 Pasar Modal Indonesia termasuk di Provinsi Bangka Belitung terus menunjukan tren kenaikan yang positif.

Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia Bangka Belitung, Fahmi Al Kahfi mengatakan, merujuk pada sumber data dari Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), jumlah investor pasar modal yang berasal dari Provinsi Bangka Belitung meningkat lebih dari 75% sepanjang tahun 2023 dari 47.000 Investor pada bulan Desember 2022 menjadi 60.500 Investor pada akhir bulan November 2023.

“Generasi Milenial dan Generasi Z atau biasa disebut GenZ cukup mendominasi pertumbuhan investor pasar modal di Provinsi Bangka Belitung sebanyak 51% dari total keseluruhan jumlah investor pasar modal berdasarkan data dari KSEI, tepatnya sebanyak 31.000 lebih investor di Provinsi Bangka Belitung rentan usia 18-40 Tahun,”ujar Fahmi Al Kahfi melalui pesan tertulis diterima redaksi suarapos.co.id, Jumat (15/12/2023).

Baca Juga  Jelang Idulfitri 1447 H, Eddy Iskandar Ajak Warga Babel Jaga Kondusivitas

Fahmi menjelaskan, di akhir tahun menjadi momentum yang tepat untuk memulai berinvestasi bagi masyarakat, karena biasanya para investor kebanyakan merealisasikan keuntunganya selama setahun pada moment ini.

Sehingga banyak peluang terbuka untuk memilih instrument investasi yang akan menjadi portofolionya pada tahun berikutnya berdasarkan evaluasi sepanjang tahun 2023 ini, dan juga memiliki waktu yang cukup luang untuk melihat tantangan dan peluang di tahun 2024 yang bersamaan dengan pesta demokrasi di Indonesia.

“Perkembangan dari pasar saham domestik menunjukkan IHSG pada Kamis (14/12) ditutup menguat 1,42% (dtd) ke posisi 7.176,02 dari penutupan sebelumnya pada level 7.075,34,”kata Fahmi.

Baca Juga  Molen Resmikan Masjid Agung Qubah Timah

Nilai transaksi pada hari kemarin sebesar Rp15,61 triliun, dengan rata-rata nilai transaksi harian sebesar Rp10,68 triliun. Sementara itu, investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp2,32 triliun. Secara akumulatif, investor asing membukukan net sell senilai Rp14,39 triliun sejak awal tahun.

“Diperkirakan IHSG pada tahun depan masih bergerak volatile ditengah kondisi ekonopmi global yang masih belum stabil,”jelasnya.

Bursa Efek Indonesia melalui Kantor Perwakilan BEI Bangka Belitung terus aktif melakukan kegiatan – kegiatan Sosialisasi dalam bentuk Sekolah Pasar Modal (SPM) dan Edukasi Publik kepada seluruh lapisan masyarakat di seluruh daerah yang ada di provinsi bangka Belitung.

Baca Juga  Refleksi Kinerja APBN 2025: KPPN Sekayu Torehkan Capaian Memuaskan dan Perkuat Sinergi Melalui FKP

Tinggalkan Balasan