SUARAPOS.CO.ID, BANGKA — Temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kembali menyoroti lemahnya pengamanan aset milik Pemerintah Kabupaten Bangka.
Sebanyak 131 unit Aset Tetap Peralatan dan Mesin tercatat tidak diketahui keberadaannya dengan total nilai perolehan mencapai Rp1,297 miliar.
Temuan tersebut terungkap berdasarkan LHP BPK atas Laporan Keuangan Pemkab Bangka 2025 terkait pemeriksaan fisik dan permintaan data pada sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
Barang-barang yang semestinya berada dalam penguasaan pemerintah daerah itu tidak dapat ditunjukkan keberadaan fisiknya hingga pemeriksaan berakhir.
BPK mencatat aset yang tidak diketahui keberadaannya tersebar di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil), sejumlah Puskesmas di bawah Dinas Kesehatan, RSUD Sjafrie Rachman, serta Sekretariat DPRD.
















