Ia menambahkan, arah pembangunan Kabupaten Banyuasin ke depan difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi berbasis potensi lokal, pembangunan infrastruktur yang merata, serta peningkatan kualitas pelayanan publik. Hal ini sejalan dengan tema percepatan transformasi ekonomi berbasis inovasi dan hilirisasi industri hijau.
Meski dihadapkan pada berbagai keterbatasan, baik dari sisi administrasi maupun anggaran, Askolani menegaskan bahwa hal tersebut tidak boleh menjadi alasan terhambatnya pelayanan kepada masyarakat. Ia meminta seluruh perangkat daerah tetap kreatif dan inovatif dalam menjalankan program pembangunan.
“Kita harus tetap bekerja. Program pemerintah harus terus berjalan demi kepentingan masyarakat. Yang terpenting adalah hasilnya benar-benar dirasakan dan bermanfaat bagi masyarakat Banyuasin,” tegasnya.
Dalam forum tersebut juga digelar sesi diskusi dan tanya jawab guna menampung berbagai usulan program prioritas dari masing-masing perangkat daerah dan pemangku kepentingan. Seluruh usulan nantinya akan diselaraskan dan diprioritaskan sesuai dengan kemampuan keuangan daerah.
Turut hadir dalam kegiatan ini sejumlah pejabat dan unsur Forkopimda, termasuk Wakil Ketua II DPRD Banyuasin, Kepala Kejaksaan Negeri Banyuasin, Kapolres Banyuasin, serta perwakilan Kodim 0430 Banyuasin dan berbagai kepala dinas di lingkungan Pemkab Banyuasin. (***)
















