banner hut pemkot
previous arrow
next arrow
Suara Banyuasin

Banyuasin Gandeng PSDKP RI, Perkuat Pengawasan Sumber Daya Perikanan

×

Banyuasin Gandeng PSDKP RI, Perkuat Pengawasan Sumber Daya Perikanan

Sebarkan artikel ini

SUARAPOS.CO.ID, JAKARTA — Pemerintah Kabupaten Banyuasin terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan program Banyuasin Bangkit, Adil, Sejahtera dan Berkelanjutan melalui program Banyuasin Makmur.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemkab Banyuasin dengan Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Republik Indonesia, yang berlangsung di Ruang Rapat Orca, Gedung Mina Bahari IV Lantai 11 Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Senin (27/4/2026).

Penandatanganan dilakukan langsung oleh Bupati Banyuasin, Dr. H. Askolani, SH., MH bersama Wakil Bupati Banyuasin, Ir. Netta Indian, SP sebagai bagian dari visi misi Asta (Askolani–Netta) dalam menjaga sumber daya kelautan dan perikanan di wilayah Banyuasin.

Baca Juga  Jalan Poros Muara Padang–Muara Sugihan Mulai di Cor

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Askolani menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat pengelolaan sumber daya kelautan secara berkelanjutan.

“Banyuasin memiliki potensi perikanan yang sangat besar, baik perikanan tangkap maupun budidaya. Oleh sebab itu, kerja sama ini penting untuk memperkuat pengawasan dan pengelolaan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Kabupaten Banyuasin tercatat sebagai daerah dengan produksi perikanan tangkap laut terbesar di Sumatera Selatan, dengan total produksi mencapai sekitar 49.410,543 ton. Sementara itu, produksi perikanan perairan umum daratan mencapai sekitar 13.985,078 ton.

Baca Juga  TPA Semuntul Akan Segera Diaktifkan, Berikut Penjelasan Kadis DLH Banyuasin

Selain itu, Banyuasin juga memiliki wilayah perairan umum daratan terluas serta kampung perikanan budidaya di Sungai Rengit.

Melalui kerja sama ini, lanjut Askolani, kedua pihak akan bersinergi dalam berbagai hal, mulai dari pengawasan usaha perikanan, patroli bersama menggunakan armada PSDKP, hingga pertukaran data serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan pelatihan.