banner hut pemkot
previous arrow
next arrow
Bangka Belitung

Kades Pergam Akui Tahu Perambahan Hutan Setahun Lalu

×

Kades Pergam Akui Tahu Perambahan Hutan Setahun Lalu

Sebarkan artikel ini

Kades Pergam Akui Tahu Perambahan Hutan Setahun Lalu

 

SUARAPOS.CO.ID, PANGKALPINANG — Aktivitas perambahan sawit di kawasan hulu Sungai Kemis, Kabupaten Bangka Selatan, menjadi sorotan publik.

Video kondisi lapangan ditayangkan dalam audiensi antara DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan masyarakat Desa Pergam dan Desa Serdang di ruang Badan Musyawarah  DPRD Babel, Selasa (7/10/2025).

Audiensi tersebut membahas persoalan jaringan sumber air irigasi dan daerah aliran sungai (DAS) yang beririsan dengan area perkebunan sawit.

Warga menilai Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan terkesan melakukan pembiaran sehingga masalah berlarut-larut.

Baca Juga  Polda Babel Reklamasi 14 Hektare Lahan dengan 6.000 Pohon

Mereka khawatir, jika tidak segera ditangani, pasokan air untuk ribuan hektare sawah terancam berkurang pada musim tanam mendatang.

Warga mendesak Pemerintah Provinsi Babel segera turun tangan menghentikan aktivitas perambahan demi menyelamatkan sumber air irigasi dan lahan pertanian.

Kepala Desa Pergam, Sukardi, mengakui pihaknya sudah mengetahui adanya aktivitas perambahan lahan untuk perkebunan sawit di kawasan sumber air irigasi sejak setahun terakhir.

Sukardi menegaskan, pihak desa tidak tinggal diam terhadap aktivitas yang dikhawatirkan mengganggu pasokan air untuk ribuan hektare sawah warga tersebut.

Baca Juga  Yayasan Adh Dhuhaa Pangkalpinang Kunjungi Polda Babel: Belajar Keselamatan dan Dunia Maritim

Ia menyebut, pemerintah desa sudah berupaya menyelesaikan persoalan itu melalui dialog dengan pihak terkait.

Tinggalkan Balasan